Selasa, 20 Maret 2012

Aurora Pelangi

Subhanallah.....hanya itu yang bisa saya ucapkan bilamana melihat fenomena alam seperti pelangi, Pelangi salah satu ciptaan yang Maha Kuasa yang begitu indah.....

7 Warna yaitu Merah, jingga, Kuning, Hijau, Biru, Nila, dan Ungu disatukan dalam komposisi pemandangan yang indah...

Pelangi dan Kehidupan... adakah korelasinya?? Sebagian bilang ada sebagian juga bilang itu hanya kiasan aja...ya monggo terserah pendapat masing2 itu hak mereka...


Bisa dibayangkan jika pelangi itu hanya satu warna saja, atau bahkan sama sekali tidak berwarna? Tentu sangat membosankan. Seperti kata pengarang Jepang Tsuzuki Kazuhiko dalam cerpennya "Thoughts in The Dark", bahwa dunia akan menjadi abstrak tanpa bagan dan warna -warna. Seperti seseorang yang buta.
Saat melihat pelangi bulan kemarin dari  balik jendela kamar dan terpukau oleh pesona warnanya, tiba -tiba muncul sebuah perasaan seperti seseorang yang sedang jatuh cinta. Mengharu biru karena indahnya, dan keragaman warnanya membuatnya lebih indah -menjadi penghias langit. Yah, itulah. Tiba -tiba saya berpikir, pelangi adalah kita, dan kehidupan secara keseluruhannya.
Karena dunia pun adalah kumpulan warna  . Warna pada tumbuhan, bunga, hewan, manusia dan segala hal yang menyangkut sisi manusiawi kita. Oleh karena itu, hidup -bagi manusia, tak pernah membosankan. Karenanya kita bisa saling kenal mengenal. Tuhan telah menciptakan kita demikian indah, dengan warna -warna penuh keseimbangan. Dan bahkan kita pun bisa memilih warna -warna itu, dalam konteks pemikiran.
Dunia yang penuh dengan warna itu indah bukan? Kita bisa memilih warna yang kita suka. Dan kita bisa membiarkan orang lain memilih warna yang mereka sukai juga. Dengan demikian, apakah kita punya alasan untuk tidak menyukai apapun yang berbeda dengan kita, atau membunuhnya? Terlepas dari apapun sebenarnya kepentingan atau konspirasi politik yang melingkupinya.
Beragam warna, semestinya kita menjadi seperti pelangi: indah. Jika beragam warna adalah berbeda, maka -saya mengutip kata -kata Anis Matta, yang mungkin kita lakukan bukan menghapuskan warna -warna itu, tapi berupaya mengurangi ekses negatifnya dan mengoptimalkan segi positifnya.

1 komentar: